Seuramoe Rinyeun

Rabu, 02 Januari 2013

music


ANNA UHIBBUKI YA HABIBI



jatuh cinta

Jatuh cinta itu jangan di dekati dengan nafsu, cinta itu dorongannya dari hati yang suci, jangan sampai terdorong karena disilaukan oleh penglihatan dan pendengaran semata, gunaan akal kita dalam mencinta, berpikir jangka panjang “cintaku ini akan kubawa ke akhirat”. Jadi bisa dipahami dong kalo cinta itu bukan hal yang main main, dari cinta ini kita bisa menjalin ukhuwah atau malah membuat perpecahan. Dari cinta yang tadinya tidak mengenal jadi mengenal, yang tadinya hanya bertemu sekilas di jalan jadi bertemu terus dijalan sambil benerin jalan,nyapu di jalan, hehe gue bercanda kok, tapi jangan salah, dari cinta juga bisa merusak jalinan persaudaraan, tadinya deket, merasa “wah dia soulmate gue nih, dia gue banget deh ya”,merasa saling mengerti, sekarang jadi rusak, ngeliat mukanya aja muak, liat bayangannya juga muak, denger namanya aja rasanya pingin muntah gak berhenti henti sampai danau toba tuh penuh hehe.

La takrabu zinnah “jangan dekati zinnah” ,pacaran yang ada sekarang bukan taa’ruf, cinta yang diharapkan adalah cinta karena Allah SWT, zat cinta datangnya dari Allah, mau mendapat cinta dekatilah sumber zat tersebut. Sholat aja jarang gimana mau mendapat soulmate, istilah kasarnya mah gitu.

Orang yang mencinta itu akan bahagia jika yang dicintainya itu bahagia, wajarnya sih begitu, berpikirlah sobat tidak pasti kita yang harus mendampingi dia untuk membahagiakannya. Maksudnya adalah cinta bertepuk sebelah tangan atau cinta yang tidak bersambut, bukan berarti kita harus memaksakannya. hehe ayo semangat

Jangan pernah mencari titik perbedaan dalam mencari seseorang yang akan kita cintai, perbedaan itu udah pasti,jadi ya gak usah dicari cari lagi, ada yang bilang “kita berbeda untuk saling melengkapi”, menurut gue sih itu perkataan yang aneh, secara gak sadar kota tuh mencintai seseorang karena banyaknya kecocokan kita dengan dia, wanita spesifik dan melihat secara detail. Sedangkan pria hanya umum melihat secara general, jadi perbedaan itu pasti tetapi kecocokan itu yang utama, jangan dekati cinta bila kita gak comfort dalam zona itu. Kita lihat seseorang dan langsung suka, ada 2 kemungkinan untuk menilai rasa kita saat itu, apakah nafsu atau cinta. Berdoalah kepada Allah semoga itu cinta.

Subhanallah cinta itu gelombang terkuat, bahkan ada penelitian kalo cinta dapat mematikan beberapa bagian otak, pantes ya ada yang bilang cinta itu buta hehe,tapi bukan berarti bagian oksipital kita yang tertutup, buta disini maksudnya berpikir gak logis gitu deh, bagaimana mengkontrol cinta ? dekatkanlah diri kepada Allah, kata ustadz ustadz sih begitu. Kadang kita denger suatu falsafah yang epic banget , “kalo udah jodoh mah gak kemana kok do”  (ini kenapa harus ditambahin do dibelakangnya hehe). Dengan mendekatkan diri kepada Allah, maka seluruh urusan kita pasti kita pasrahkan ke dia,termasuk jodoh, asiiik gaya omongan gue udah kayak ustadz ustadz aja haha, tapi emang bener loh, deep inside our heart obviously say yes.

Tanda cinta ada 3, yang pertama sering menyebut nyebut, bahaya untuk orang yang suka mengigau kayak gue ini, yang kedua mengingat ingat, dan yang ketiga selalu mencari perhatian, atau caper hehe.

Pemahaman cinta kata ustadz maulana (kalo gak tau siapa dia, dia itu ustadz yang jamaaaah WOY !! jamaah ), cinta itu ke semuanya, bersifat general, cinta itu umum, ke semua ciptaan Allah harus kita cintai, tapi pasangan hidup itu beda lagi,cara mencari pasangan hidup itu ada poinnya : kenali,yakini apakah dia benar benar pasangan kita jadi bila kita cemburu itu suatu detektro bahwa kita mmencintai dia karena kita yakin dia soulmate kita, yang ketiga ikhlaskan, dan terakhir setia atau istiqamah.

Intinya cinta itu harusnya tidak ada yang tersakiti, bila salah seorangnya ada yang tersakiti, berarti itu bukan cinta, walaupun cinta harus berkorban, tapi kalau ada yang gak nyiksa kenapa nggak ? hehe

Sabtu, 15 Desember 2012

Ketika Wanita Menangis



Jika wanita menangis di hadapan mu,Itu berarti dia tak dapat menahan nya lagi

Jika kamu memegang tangan nya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersama mu sepanjang hidup mu

Jika kamu membiarkan nya pergi,Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi diri nya yang duluSelamanya…………..

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,Kecuali di depan orang yang amat dia sayangiDia menjadi lemah

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,Hanya jika dia sangat menyayangi mu,Dia akan menurunkan rasa egois nya

Lelaki,Jika seorang wanita pernah menangis karena mu,Tolong pegang tangan nya dengan pengertian

Dia adalah orang yang akan tetap bersama mu sepanjang hidup mu

Lelaki,Jika seorang wanita menangis karena mu,Tolong jangan menyia-nyiakan nya

Mungkin karena keputusan mu,Kau merusak kehidupan nya

Saat dia menangis di depan mu,Saat dia menangis karena mu,

Lihat lah mata nya……..

Dapat kah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakan nya?

Pikirkan………..

Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang,Di depan mu dan karena mu……

Dia menangis bukan karena dia lemahDia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan

Dia menangis,Karena menangis dengan diam tidak lah memungkinkan lagi

Lelaki,

Pikirkanlah tentang hal itu

Jika seorang wanita menangisi hati nya untuk mu,Dan semua nya karena diri mu

Ini lah waktu nya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuk nya,Hanya kau yang tahu jawaban nya

Pertimbangkanlah

Karena suatu hari nantiMungkin akan terlambat untuk menyesal,Mungkin akan terlambat untuk mengatakan “MAAF!”

Dan semua nya akan terasa berarti saat kamu kehilangan semua nya. Semua yang sangat berarti untuk mu tapi kau tidak menyadari nya. Bahkan kau hanya menyia-nyiakan nya.

MENGAPA WANITA MUDAH SEKALI MENANGIS


wanita muslimah

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya. “Ibu, mengapa ibu menangis?”
Ibu menjawab, “Sebab aku wanita.”
“Aku tidak mengerti, kata si anak lagi.
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti…”
Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya. “Ayah, mengapa Ibu menangis? Aku sering melihat Ibu menangis tanpa sebab yang jelas.”
Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang sering menangis tanpa alasan.”
Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Sampai kemudian si anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap bertanya-tanya, mengapa wanita begitu mudah menangis. Hingga pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, “Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali mengangis?”
Dalam mimpinya, ia merasa seolah Tuhan menjawab:
“Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh bebah dunia dan isinya. Walaupun begitu, bahu itu harus cukup nyaman dan lembutuntuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Kuberikan kekuatan kepada wanita untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau di kelak kemudaian hari ia kerap menerima cerca dan caci-maki dari anak yang dilahirkannya itu.
Kuberikan keperkasaan yang membuatnya pantang menyerah, tetap bertahan saat semua orang putus asa.
Kuberikan kepadanya kesabatan untuk merawat keluargana walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.
Kuberikan kepada wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apa pun.
Walau sering anak-anaknya itu melukai hati dan perasaannya.
Perasaan peka inilah yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan pada bayi saat ia didekap dengan lembut.
Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab, tulang rusuklah yang mampu melindungi jantung dan hati manusia agar tidak terkoyak.
Kuberikan padanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan  pengertian bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.
Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaanya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inillah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenernya air mata ini adalah air mata kehidupan.”
Sumber: (Hari Teguh Patria, www.ukhuwah.or.id.)

Rabu, 12 Desember 2012

Wanita Malam



Langkah-langkah kecil ditengah hujan rintik-rintik malam itu masih dijalani seorang wanita setengah baya itu. Kelelahan mungkin sedang dirasakannya, “pekerjaan” yang menguras waktu, menguras tenaga, mungkin juga sangat menguras pikiran.

***

Seorang wanita yang lahir dari keluarga yang berada, berpendidikan, dan terpandang. Dunia menjadi satu-satunya tempat berpijak, tak ada tujuan lain selain itu. Hanya dunia saja. Dia anak satu-satunya, sejak kecil dia dirawat oleh dua orang perawat anak. Segala kebutuhan hidup terpenuhi, materi, pendidikan, segala macam. Hanya satu yang dia tak dapat. Kasih sayang orangtua yang dua-duanya hanya mementingkan karier semata.

Wanita itu tumbuh menjadi gadis dewasa, tetap dia tak menemukan jatidirinya, tak menemukan apa yang dia butuhkan. Orangtua tak pernah berubah sedikitpun, baginya uang sudah cukup menggantikan kasih sayang untuk anaknya. Karena hal tersebut akhirnya dia mencari kasih sayang ditempat lain. Mencari seseorang yang bisa membahagiakannya walaupun dia tak tahu apa arti ‘kasih sayang’ itu sebenarnya.

***

Pergaulan yang salah, tidak adanya aturan hidup, apalagi tuntunan agama, mengenal sholatpun tidak. Bahkan mungkin dia tak pernah tahu agama apa yang dia anut. Cukup miris memang, namun itulah kenyataan hidupnya. Yang dia kenal hanya obat-obat terlarang yang bisa menenangkannya, walau hanya sementara. Pergaulan dengan setiap laki-laki, gonta ganti pasangan menjadi hal lumrah baginya. Tak ada yang salah fikirnya. Sampai suatu hari diapun harus menanggung beban atas perbuatannya. Seks bebas membuatnya hamil diluar pernikahan. Kecewa???tidak….tak pernah dia merasakan itu, hampir dia tak peduli dengan hidupnya sendiri. Mungkin jika kematian pun menjemput dia saat itu, dia tak akan pernah menolaknya.

Tercoreng…menurunkan harga diri, itu yang ada dibenak orangtuanya ketika tahu anaknya harus mengandung tanpa ayah. Satu hal yang sebenarnya harus mereka analisis, apa itu harga diri, apa itu kehormatan. Bukan anaknya yang sebenarnya menurunkan harga diri, namun perbuatan dia sendiri.

Karena rasa malu, karena rasa takut kehilangan kehormatan, wanita itu akhirnya diusir dari rumahnya. Terlunta-lunta, entah harus kemana dia pergi. Namun tidak pernah ada rasa penyesalan dihatinya. Ditengah-tengah kebingungan itu, datanglah seorang nenek tua menghampirinya. Dia bertanya, apa yang terjadi. Diceritakanlah semua pengalaman hidupnya, sampai akhirnya dia harus mengandung benih laki-laki yang tidak bertanggungjawab. Entah siapa itu, terlalu banyak yang harus bertanggungjawab. Akhirnya si nenek tua itu mengajaknya tinggal bersamanya. Rumah kecil dengan pekarangan yang tidak terlalu luas. Nenek penjual gorengan, walapun kondisi badannya sudah tak memadai, namun tak ada lagi yang harus dia lakukan untuk mempertahankan sisa hidupnya. Seorang tua renta yang kini menjadi orangtuanya, nenek yang tulus menjaganya, walaupun tak ada hubungan darah sedikitpun dengannya.

Bulan berganti, tak terasa kandungannya sudah menginjak umur 8 bulan. Satu bulan lagi dia akan menjadi seorang ibu, sekaligus seorang ayah. Namun di saat itu, nenek tua yang selama ini merawatnya harus dipanggil oleh yang Maha Kuasa. Baru kali ini mungkin dia merasakan apa itu kesedihan, kehilangan, ketakutan. Kesedihan kehilangan orang yang mencintainya selama ini, dan ketakutan apa dia bisa menjalani hidup tanpanya. Namun inilah kehendak-NYA.

Tak terasa, si bayi mungilpun lahir ke dunia. Seorang laki-laki. Kebahagiaan terpancar dari wajah wanita itu. Berharap, anaknya akan menjadi anak yang berguna bagi orang lain. Berjuta harapan dia ungkapkan untuk anaknya.

Untuk menghidupi anaknya dia meneruskan usaha  si nenek, namun lagi-lagi setan menggodanya dengan rayuan-rayuannya. Siang itu datang seorang tetangga, kira-kira 500 meter dr rumahnya. Dengan gaya bahasa diplomatisnya, dengan raut wajah yang meyakinkan, dengan sedikit rayuan, dia menawarkan sebuah pekerjaan. Tak perlu keterampilan, tak perlu pendidikan tinggi, tak perlu keluar uang untuk sogokan. Pekerjaan ringan namun menghasilkan uang banyak.

Siapa yang tak tergiur dengan pekerjaan seperti itu, semua orang normal pasti ingin mempunyai pekerjaan seperti itu. Akhirnya diapun menerima ajakan tetangganya itu.

Malam itu, menjadi hari pertama dia bekerja, pekerjaaan yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya, namun memang dunia seperti itu pernah dia rasakan. Menjadi seorang wanita malam, menjajakan diri untuk setiap laki-laki tak tahu diri, menjual kehormatan yang selama ini diperTuhan oleh orangtua yang sudah mengusirnya. Pekerjaan yang harus dijalani, bukan tak ada pilihan lain, namun penghasilan yang menggiurkan yang membuatnya berfikir tak ada pilihan lain.

Anak laki-laki itu, tumbuh menjadi anak yang baik. Kehidupan yang dia jalani sama dengan anak-anak yang lain pada umumnya, perbedaannya dia harus menanggung beban cemoohan masyarakat sekitar menyebut dirinya sebagai anak tak punya ayah, anak seorang wanita malam. Anak laki-laki yang baru berumur enam tahun itu, belum mengerti apa yang dikatakan orang. Dia hanya tahu rutinitas sehari-hari yang dia lakukan, pagi harus berangkat sekolah dan sore hari harus belajar mengaji. Hanya itu yang dia tahu.

***

Suatu malam si anak meminta ibunya untuk menemaninya tidur. Dengan penuh kasih sayang ibunya memenuhinya. Dia ingin menjadi orangtua yang baik, orangtua yang selalu ada untuk anaknya, orangtua yang menyayangi anaknya bukan mementingkan kehormatan dan harga diri. Sambil memandangi ibunya si anak bertanya “Bunda, tadi aku disebut anak seorang wanita malam, emang bunda wanita malam yah??wanita malam itu apa bunda? Tanya si anak dengan wajah lugu.

Wanita itu kebingungan, baru pertama kali anaknya bertanya seperti itu. Namun dengan nada yang terbata-bata, wanita itu menjawab “Kan bunda kerjanya malam hari, jadi ya disebut wanita malam”. Berbohong untuk menutupi kebohongan yang lain. Namun sebuah kejujuran tidak mungkin dia katakan pada anak sekecil itu. Tidaklah mungkin saat itu dia mengatakan bahwa inilah ibumu Nak…seorang pelacur yang menjajakan tubuh dan kecantikan hanya untuk mendapatkan uang.

“Oooh…begitu bunda, terus mereka juga mengatakan kalau aku tak punya ayah, memang ayah kemana bunda” Tanya anaknya lagi.

“Ayah disurga Nak…”jawab Ibunya. Lagi-lagi berbohong. Kemudian dengan wajah lugunya lagi dia bercerita.

“Bunda…tau ga…tadi ustad yang mengajar mengaji berkata kalau kita banyak dosa, kita akan masuk neraka, tapi kalau kita banyak mengingat Allah SWT maka kita akan masuk surga, berarti Ayah orang yang baik yah Bunda.” Tanya anaknya lagi.

Termenung sejenak, tak bisa berkata-kata. Bukan karena dia Tanya siapa ayahnya, bukan karena bertanya apa itu wanita malam. Tapi kalimat itu yang selalu ada dibenaknya. Orang yang banyak dosa akan masuk neraka. “Ya Allah….berapa banyak dosaku…sebanyak buih dilautankah???sebanyak pasir dipantaikah???” bisik wanita itu. Astagfirullah. Baru kali ini dia mengucapkan itu.

***

Keesokan harinya, tetangganya datang ke rumah, dia bertanya kenapa hari ini tak beroperasi seperti biasa. Wanita itu hanya menjawab, kalau dia lagi tak enak badan. Berfikir dan terus berfikir. Apa yang dia cari selama ini. Hanya selembar demi selembar kertas. Dan apa yang dia dapat dari semua itu??? Dosa besar.

Perkataan anaknya yang baru berumur enam tahun itu, perkataan yang keluar dari mulut bocah yang tak mengerti apa-apa, bukan perkataan dari seorang ulama, bukan perkataan dari seorang guru besar. Namun entah kenapa membuat semua berubah total. Dia berniat untuk menghentikan semua ini, semua kesalahan yang dia lakukan selama ini.

Hidayah itu datang melalui anaknya, anak yang tak tahu siapa ayahnya. Anak yang orang bilang sebagai anak wanita malam. Suatu hari, wanita itu bertanya kepada anak semata wayangnya.

“Nak….bunda boleh ikut mengaji”tanya wanita itu. “Bunda, yang mengaji itu anak2 kecil lho…bunda kan sudah tua” kata anaknya.

“Ga papa, bunda hanya ingin bertemu ustadmu” kata ibunya. “ya boleh, nanti aku bilang ke pak ustadnya yah bunda” jawab si anak.

ilustrasi admin


ilustrasi admin
***

Sore hari sekitar pukul 15.30, wanita itu pergi bersama anaknya bertemu ustad ditempat pengajian anaknya. Dia banyak berdiskusi tentang kesalahan2 yang sudah diperbuat selama ini. Apakah masih ada ampunan dari Allah SWT untuknya. Ustad itu berkata “Allah SWT Maha Luas ampunannya, belum terlambat selama nafas masih dirasakan. Berbuatlah kebaikan, hindarkan diri dari larangan-NYA.” Kemudian wanita itu bertanya “Apakah Ustad mau membimbingku”?. Kemudian Ustad itu menjawab “Tentu saja”.

Hampir setiap minggu wanita itu mendatangi Ustad itu, untuk belajar, belajar apapun yang berhubungan dengan kebaikan termasuk didalamnya belajar mengaji, belajar sholat. Penampilannya pun sudah berubah total. Tak pernah dia lepas dari jilbabnya.

Waktu berlalu, berawal dari berdiskusi, belajar, saling tukar pikiran, akhirnya timbul perasaan lain yang tidak wajar antara mereka. Untuk menghindari zina, Pak ustad yang merupakan guru ngaji anaknya bermaksud untuk melamar wanita itu. Tak peduli latar belakang wanita itu seperti apa. Masa lalu adalah angin, hanya lewat. Patut diambil pelajaran dari semua itu namun bukan untuk di hakimi.

Akhirnya pak Ustad pun melamar wanita itu. Lamaran pun dilakukan didepan anaknya. Tanpa berfikir panjang, wanita itu menerima lamarannya karena dia tahu anaknya pasti setuju. Beberapa minggu kedepan pernikahanpun dilaksanakan. Pernikahan antara seorang ustad dan “mantan” wanita malam. Mereka hidup bahagia yang Insya Allah didalam naungan dan ridho-NYA.

***

Kebahagiaan adalah milik siapapun, layak tidaknya seseorang untuk orang lain, bukanlah manusia yang menilai. Yang pasti Allah SWT pemilik keadilan yang sejati. Pasti ada hikmah disetiap kejadian. Pasti ada pelajaran disetiap pengalaman.



Cerpen, coretan fitri, compasiana